Rasanya pengen banget cepet2 sharing tentang gunung yang satu ini. tapi apalah arti keinginan bila waktu tak jua bersambut. dan si jari jemari pun sedang tak ingin mengetikan ke atas tulisan2 keyboard kompi ini. Jadi barulah kali ini tulisan ini terealisasikan . :D Yuuuk kita bahas si Gundul yang menggemaskan ini. cekidoot ....
Gunung yang satu ini adalah gunung yang sudah tak asing lagi di dengar oleh para hikers.. bukan hanya ke indahan yang ditawarkannya saat berada di atas puncaknya namun karena banyak orang yang penasaran dengan treknya. siapa pun orang yang telah mendaki di gunung ini. maka dengan semangat juga iya akan memberitahukan pada lainnya. atau bahasa gaulnya sih nge-kompor komporin biar mereka juga Coba "serunya" gunung ini.
Gunung ini mempunyai ketinggian 2.249 Mdpl.dan berada diwilayah Kabupaten Garut. Untuk informasi spesifik mengenai tumbuhan yang hidup dan lainnya kalian bisa coba baca di link ini http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Guntur.
Awalnya mendengar gunung ini biasa-biasa aja, toh difikiran gw ketinggiannya saja masih 2.249 Mdpl.. paling lama juga 4 jam sudah sampai puncak. dan kebiasaan gw adalah sebelum gw menuju lokasi gw selalu browsing dulu tentang apa yang bakal gw tuju. Hasil browsing pun didapat dan lumayan membekali gw.
Kini pendakian dilakukan oleh 9 orang, 3 orang cewek (termasuk gw) dan 6 orang cowok. Pendakian kali ini adalah 4 Summit 4 Mountain semua warga sabuki melakukan pendakian dengan waktu yang bersamaan . Pendakian ini yaitu ke Gunung Ciremai, Gunung Puntang, Gunung Guntur, dan gunung Burangrang. Kami semua mengibarkan bendera SABUKI dalam waktu yang bersamaan di masing-masing puncak gunungnya. dan semua perjalanan punya ceritanya masing-masing. Dan inilah Kisah Si Gundul Yang Menggemaskan - Gunung Guntur.
Meeting point kami pasukan guntur adalah di terminal Cicaheum bandung. kami berkumpul pukul 07.00 WIB akan tetapi tidak semua menggunakan angkutan umum karna ada 4 orang yang menggunakan motor. Kami pun (gw, Rani, Sayid, Kang Derul) berangkat menggunakan elf- ENK INK ENK menuju terminal guntur. dan ditambah Pak deni yang naik elf yg sama dengan kami di alun-alun ujung berung. Perjalanan dari cicaheum ke Pom Bensin Pannjung atau Tanjung lumayan sebentar hanya memakan waktu + 2 jam itu pun karna elfnya mencari muatan terus. ongkos pun lumayan hanya Rp.17.500. Dan pasukan yang pakai motor (Pak Firman, Semut Ketzil, dan Rose Tobely) sedangkan sansan emang orang garut asli, jadi dia sudah stand by di SPBU Pananjung sejak pagi.
kami pun bertemu di SPBU Pananjung itu. Setelah semua berkumpul kami pun bersiap-siap untuk berangkat menuju POS pendakian Gunung Guntur itu. Cuaca saat itu lumayan cerah karena masih sekitar jam 10 pagi. singkat cerita kami semua berada di Pos Pendakian (rumah pak RW) sekitar jam 10.30 an itu pun diangkut oleh temen2yg pake motor beberapa kali balikan. Sambil menunggu Truk Pasir yang akan ke area pertambangan kami pun memakan beberapa gorengan yang dijual dirumah pak rw. setelah menunggu beberapa menit akhirnya truk pun datang. kami pun bergegas menaikinya.
Saat truk berjalan meninggalkan rumah pak RW kami masih berada di posisi yang rapi dan santai di dalam truk itu. Namun ketika telah meninggalkan jalan yang lumayan bagus kini kami beralih ke jalan yang benar-benar berbatu, kami semua pun sontak terplanting ke sana- kemari bukan saja badan kami tapi semua carrier kami pun ikut berantakan di dalam truk itu karena kami hanya ber 9 dalam truk pasir yang besar itu. di hiasi gelak tawa dan kekagetan kami pun mulai bisa menyesuaikan gerakan sang truk hinggal lambat laun kami bisa kembali menikmati jalanan berbatu dan berpasir itu. Cuaca pun mulai sedikit gerimis dan tibalah kami di akhir pertambangan pasir. kami pun menurunkan semua carrier dan tak lupa membayar uang sebesar Rp.10.000 pada sang supir truk.
![]() |
| Moment in Truck :) |
Disinilah pendakian baru dimulai sang matahari pun telah menyengatkan panasnya dan udara disini pun terasa semakin panas karena dikelilingi gunung berpasir. Kami pun mulai berdoa lagi dan mulai berjalan menyusuri are pertambangan itu untuk menuju jalur pendakian Melalui Jalur Curug Citiis. Trek pun langsung menanjak dan tak ada pepohonan yang bisa melindungi kami dari sengat teriknya matahari. Dijalan kami sempat bertemu dengan beberapa pendaki lain. karena menurut informasi dari Pak RW pada hari itu ada sekitar 500 orang pendaki yang menuju puncak guntur ini. Tak terasa kini kami pun mulai terasa lelah dan sempat berhenti beberapa kali sebelum akhirnya hujan pun mulai mengguyur kami. Kami sempat ragu untuk menggunakan jas hujan yang kami bawa karena Sang Hujan sepertinya galau sebentar hujan sebentar berhenti hingga akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan jas hujan kami masing-masing karena hujan sudah benar-benar deras. Perjalanan menuju POS 3 ini bisa dikatakan adalah pemanasan yang lumayan melelahkan dan menggerahkan. Kami tiba di POS 3 tepat setelah adzan dzuhur berkumandang. di POS 3 ini adalah Pos dimana para sukarelawan mendirikan tendanya dan mereka selalu berjaga 24 jam. saat tiba di sini cuaca berubah menjadi terang kembali kami pun berniat untuk sholat dan memakan perbekalan kami. kami memilih tempat agak kebawah dimana di situ dekat dengan sungai citiis nya. Kami pun sholat berjamaah dan makan perbekalan. selesai itu kami berjalan melanjutkan pendakian dan hujan pun kembali turun dengan derasnya. Perjalanan menuju Sang Puncak pun tak semudah yang dibayangkan karena ketika mata melihat ke depan sudah tampak si gundul yang menggemaskan ini namun itu hanya harapan palsu karena itu masih Puncak Bayangan.
Trek yang kami lalui benar-benar jalur berpasir 100% berpasir tapi kami masih untuk mendaki dalam suasan hujan sehingga si pasir ini menjadi tidak terlalu gembur karena sudah menyerap air hujan.
Dengan Jalan yang semakin miring , mencapai kemiringan + 65-70 derajat kami terus berjalan perlahan demi perlahan dan saat itu pun kami berjalan dengan kondisi badai. Namun untungnya tidak ada petir. kami pun berpapasan dengan pendaki lain lagi. dan ternyata ada yang mendaki dari jam 7.00 pagi tadi dan mereka masih belum sampai ke atas puncak. disitulah gw terasa semangat karena bisa dibilang kami berjalan cukup cepat. Dijalan pun ada beberapa kejadian menarik dan lumayan lucu (itu sih pandangan gw), jadi ada satu rombongan diaman salah satu orangnya udah ada diatas (sejajar dg gw) lalu dia mungkin berniat memotret kawan2nya yang masih dibawah. sebelum memotret dengan 'Tablet' nya dia sempat mengeluarkan isi yg ada di tasnya air minum, Sleeping Bag juga. dan entah apa yg terjadi si SB nya itu menggelinding ke bawah dan dia terlihat panik lalu teriak pd teman2nya. " WOOOY SB itu tangkep SB .. SB.. teman2nya yg dibawah malah refleks menghindarinya karna mungkin dikiranya itu bongkahan batu. (hahaha) mungkin agak gg seru yah kalo ditulis di sini tapi coba aja bayangin sendiri ya gimana itu ekspresi si empunya SB :D
lalu kami tiba di Puncak bayangan sekitar pukul 17.30 WIB cuaca mulai membaik walau pun tetap berkabut dan kami pun mengabadikan moment itu di atas batu yang dimana itu adalah penanda sebagai puncak bayangan.
![]() |
| on the way Puncak Bayangan |
![]() |
| this is the Puncak Bayangan |
agar tidak kemalaman dijalan kami melanjutkan jalan ke Puncak 1. dimana disana ternyata sudah begitu banyak tenda berdiri. waktu tempuh ke puncak 1 hanya sekitar 30 menit jalan santai.
dan 15 menit menuju puncak 2. kami pun berencana mendirikan tenda di puncak 2 karena dirasa lebih hangat karna letaknya yg persis di dekat kawah dan juga tidak banyak yg mendirikan tenda disana. kami tiba sekitar pukul 18.00 wib.
![]() |
| ini Puncak 1 |
![]() |
| Puncak 2 dengan background Mt.Cikurai |





Komentar
Posting Komentar